Family

Keluarga. Bagiku mereka adalah sebuah harta yang tidak ternilai harganya, tidak dapat dibeli, tidak tergantikan dan sangat berperan penting dalam menjalani hidup ini. Tanpa mereka, aku hanyalah seonggok daging  yang hidup tanpa nyawa, tanpa tujuan, dan terombang-ambing. Karena mereka aku bisa merasakan kebahagiaan yang hakiki, yaitu kebahagiaan dicintai apa adanya.

Sedikit berbicara mengenai keluargaku. Aku tumbuh di keluarga kecil, karena di rumah kami hanya berempat, yaitu Papa, Mama, Kakak, dan Aku. kami hidup di keluarga yang sederhana, tetapi kami tetap bahagia dan bersyukur karena kami masih diizinkan untuk menikmati hidup bersama-sama, berempat. 

CIMG0270

PAPA

Karena satu-satunya laki-laki di rumah, maka papa adalah cowok yang paling ganteng di rumah. Papa merupakan sosok kepala keluarga yang tegas dan sangat protect terhadap keluarganya. Papa rela melakukan apa saja demi istri tercinta dan kedua anak perempuannya. Ketika aku masih kecil dulu, Aku ingat papa selalu nyebokin aku, papa orang yang pertama kali marah ketika teman-teman mengganguku, papa orang yang mengajari aku naik sepeda onta mama, papa yang paling khawatir ketika aku terjatuh, papa yang selalu membawakan makanan enak ketika pulang kerja, papa yang mengajari aku naik sepeda motor ketika aku masih duduk di kelas 5 SD, aku sering diajak  jalan-jalan sama papa, papa yang selalu terbuka dengan hal-hal baru.

Ketika SD, papa sering memarahiku  setiap penerimaan rapor. Bukan karena nilai yang jelek, tapi karena pengaduan guru gara-gara aku nakal. Sejak itu, aku takut sama papa. Sejak papa sempat nganggur, emosi papa sering tidak terkendali. Papa sering memarahi aku dan kakakku ketika ketahuan berkelahi. Dan pandanganku terhadap papa berubah, hubungan kami jadi dingin. Aku jarang berkomunikasi dengan papa, aku tidak pernah mau terbuka dengannya. Tetapi, jauh di dalam lubuk hatiku, selalu meneriakkan I’m still and always loving him! He’s My hero!

MAMA

Sulit sekali mencari kata-kata yang sesuai untuk menggambarkan kehebatannya. Mama adalah orang yang sangat berarti dalam hidup aku. Bagiku mama adalah separuh nafasku, separuh nyawaku. Mama adalah matahari yang satu-satunya sinar  yang mampu menyinariku hingga ke sudut-sudut hatiku yang paling gelap.

Mama adalah wanita yang luar biasa. Ketika kami dihadapi cobaan, mamalah orang yang paling kuat dan tegar. Mama tidak pernah berhenti berjuang, walaupun dia harus berkorban banyak. Mama orang yang tidak pernah berhenti berjuang buat kami, doa-doanya selalu mengalir buat kami.Mama adalah satu-satunya orang yang membuat aku rela menukarkan nyawa demi kebahagiaannya.

Aku sering membuat mama marah, mama sedih, mama khawatir.  Maafkan aku Ma… Aku sangat-sangat sayang Mama. Jangan pernah tinggalin kami. I love you so much..

KAKAK

Aku dengan kakak sangat cocok diibaratkan dengan anjing dan kucing. Kalau ketemu selalu bawaannya pengen berantem. Walapun kami saudara kandung, kami sangat tidak mirip. Aku sering banget isengin kakak, bikin kakak marah, bikin kakak nangis, bahkan kami sering main tonjok-tonjokan kalau sedang berantem.

Nggak tau kenapa, aku paling nggak suka curhat sama kakak, padahal dia kuliah di jurusan Psikologi. Walaupun aku sering kasar, sering marah-marah sama kakak, dan nggak pernah nunjukin rasa sayang sama kakak, tapi aku sayang kok sama kakak, Cuma aku gengsi aja buat nunjukinnya. Maaf kalau selama ini aku nggak pernah jadi adik yang baik, tapi aku siap membela kakak jika ada yang coba buat mengganggu kakak! Maafkan atas segala sikap aku ya kak! Pokoknya kamu adalah kakak satu-satunya yang ada di hati aku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s